Archive for March, 2007

21 sudah

Thursday, March 29th, 2007

21 tahun yang lalu saya dilahirkan, keluar dari rahim bunda tercinta. banyak sudah kejadian yang dialami, mata pun telah melihat ribuan fajar pagi. lalu?

29 maret 2007

jam 3 pagi lewat sedikit, bayu dan rio, saudara saya di liqoat utsman menelpon. rupanya sudah sejak pukul satu tadi mencoba membangunkan saya. namun baru pukul 03.00 tepat, saat alarm jam memang saya setel untuk berbunyi saya terbangun. mereka mengingatkan untuk shalat malam dan merefleksi diri. apa yang sudah dicapai dalam hidup, dan apa yang akan dicapai.  saya bersyukur atas nikmat  persaudaraan dan persahabatan yang mereka tunjukkan. syukran Akhi..

refleksi diri.. berarti berkaca diri.. kenapa mesti pake kata2 berkaca? karna hanya dengan berkaca kita bisa melihat kekurangan dan kelebihan pribadi. itu artinya kita melihat diri kita "diluar" kita, tepat seperti saat bercermin, kita dapat melihat noda dan jerawat diwajah, yang saat tidak bercermin tidak terasa, seakan mulus saja muka ini.

saat kontemplasi yang singkat dan bahkan mungkin kurang khidmat sebagaimana seharusnya saya melihat diri sendiri. apa ini.. apa itu.. mengapa begini.. mengapa begitu.. (boleh sambil nyanyi kalau mau).

banyak, kalau tidak bisa dikatakan hampir semua, kekurangan diri ini. banyak sekali yang mesti dibenahi. namun lebih menggunung lagi hal2 yang mesti disyukuri kepada sang pencipta diri.

tujuan..

tahun lalu, disebuah villa, beberapa kilometer menuju puncak pas. saya bertanya kepada seorang dosen sekaligus pembimbing BMS,

‘Pak Eko, sebenarnya, apa tujuan manusia diciptakan?’

beliau menjawab.. disebutkan dalam Quran, tidaklah diciptakan jin dan manusia kecuali semata2 untuk beribadah kepada Allah..

lalu? sesak.

sering saya, atau mungkin anda juga merasa sesak. menghadapi keadaan2 dalam hidup. persoalan, masalah, musibah, bahkan terkadang kegembiraan terasa menyesakkan. apa yang menyebabkan itu semua? ketemu jawabnya..

saya merasa masih awam sekali akan keikhlasan. penuh dengan busa2 pengetahuan tentang ilmu, namun kurang pengalaman dan pengamalan, menyebabkan qalbu-ku kusam tak tembus cahaya. padahal tanpa busapun, detergen berkualitas mampu menjernihkan warna pakaian.

padahal manusia diciptakan semata2 untuk menyembah Tuhan. selain itu? ya kerja sampingan.

semua yang dilakukan seyogianya bergantung terus pada benang pertanyaan, Ridhakah Tuhanku akan hal yang kukerjakan kini? bernilai Ibadahkah langkah kaki dan ucapan ini? tersenyumkah Tuhan melihatku sekarang, atau malah benci (naudzubillah)?

diumur ini, kiranya aku mohon kepadaMu ya Rabb, limpahkan kasihMu selalu kepada hambaMu yang terkadang berlaku ragu. ampunkan kesalahan yang lalu2, bimbing hamba selalu, terimakasih atas segala nikmat yang tak mungkin kusebut satu-satu (Fabiayyii aalaaa irobbikumaa tukadzibaan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan ? …)

nyanyian senyap

Monday, March 26th, 2007

                                wiiiuuuussss

kebayoran-sunter = 2 JAM!!!

Friday, March 23rd, 2007

kalau kau tau tujuanmu, jalan apapun akan membawamu kesana..

itu pernah gw baca disalah satu buku motivasi. tiba2 saja teringat kalimat diatas berhubung baru aja dapat pengalaman yang secara ‘HARFIAH’ cocok sama kata2 bijak itu.

dari judul postingannya kira2 udah bisa ditebaklah ya.. 2 jam jalan dari kebayoran ke sunter-naik motor-. kalau enggak macet, ya nyasar! hehe.. itu dia yang akan saya ceritakan. begini ceritanya…

hari senin kemarin saya ikutan main airsoft di battleground sunter karena lagi libur nyepi juga, jadi waktu luang. rencanyanya mulai main jam 18.00, tapi karena mau sekalian liat2 barang2 yang berhubungan dg softgun di senen+mangga dua bareng temen jam 2 siang, jadinya dari rumah dah berangkat pukul 12.

perkiraan sih cuma sejam-an nyampe, itu udah diitung nyasar2nya. dari kebayoran gw lewat pinggir tol arah tomang, terus ngelewatin TA, belok kiri dan lurus terus. waktu tanya seorang bapak2 dipinggir jalan arah ke sunter, dia bilang gw salah jalan, mesti puter lagi.. tapi.. jeda sebentar, dia lanjutin, tapi mas lurus aja bisa juga kok! malah lebih cepet. trus dia jelasin arahnya. setelah ngucapin terima kasih, gw jalan terus.. eh,, kok lama banget ya nyampenya. gw tanya orang ke 3, trus ke 4, ke 5, makin nyasar sepertinya. total gw nanya 8 ORANG! hehe,, tapi alhamdulillah nyampe juga ke daerah gunung sahari. abis itu ketemuan temen2 di proyek senen.

maklum orang bogor+jakarta selatan, jadi gak hapal daerah utara & pusat jakarta. total perjalanan 2 jam! nyasarnya gila2an.

tapi kemarin itu ada pengalaman yang berkesan sekali. tepatnya waktu gw tanya arah sama salah satu bapak2 di pinggir jalan. orang ke 4 atau 5 dari 8 orang yang gw tanya. dalam kebingungan arah, motor gw pinggirin-disekitar daerah kota-, sambil liat2 kira2 ada gak orang yang bisa ditanyain.

trus keliatan agak jauh didepan ada bapak2, lebih tepat disebut kakek2 sebenernya. pria keturunan usia sekitar 60an lah. pakai kaos polo, celana pendek, dengan menjepit rokok menyala dijemari tangan kirinya. hampir botak, rambut2 yang tumbuhpun rata2 putih beruban. yang aneh dia gak pake sendal, padahal waktu itu cuaca siang panas garang dan lg di jalan beraspal. loe taukan gimana panasnya aspal kalau siang2.. tapi dia jalan santai aja.

sempet mikir, jadi nanya gak ya, jangan2 kurang waras (karena gak pake sendal itu). sedikit suuzon sebenernya, astaghfirullah.. tapi tetap, akhirnya gw tunggu dia jalan sampai tepat didepan gw, trus gw tanya

"maaf pak, mau tanya, ke daerah sunter lewat mana ya?"

dia liat gw trus tanya,

"anak bkan orang jakarta?"

gw jawab

"orang jakarta pak, cuma agak bingung sama daerah sini". padahal, emang orang daerah juga, paginya aja dari bogor,, hehe

trus dia jelasin panjang lebar petunjuk jalannya.

setelah dijelasin, terakhir, sebelum gw ngegas motor beliau nepuk bahu kanan gw, trus bilang

"banyak sabar ya nak.."

apa maksudnya tuh? sempet bingung, tapi tancap gas sambil bilang makasih.

banyak sabar.. hehe

bisa aja si bapak,kata2 dalam hati

and guess what? ternyata setelah itu masih SEJAM lebih lagi perjalanan. dan yang paling menjengkelkan, karna puter2 gak karuan, bensin hampir abis. nyari2 POM gak ketemu, akhirnya liat orang jualan bensin yang ‘katanya’ murni dibotol kaca pinggir jalan beli cuma 2 liter aja. yang bikin JENGKEL, begitu mulai jalan, gak lama didepan ada POM bensin setelah dari tadi dicari gak ketemu2. aneh.. bin ajaib, hehe.. sepertinya bapak tadi tau gw harus banyak2 sabar.

setelah main airsoft, dari battle ground pulang sekitar jam 9 malem kurang dikit. ngikutin mobil temen sampe Gajah Mada karna takut nyasar lagi. klo udah ktmu gajah mada si udah tau jalanpulangnya. & guess what! dari sunter sampe pulang cuma setengah jam! hem.. 1/4 waktu perjalanan tadi siang. mesti banyak2 sabar ya.. hahaha..

dapet pelajaran, ternyata kita bisa ketemu orang2 unik yang tidak disangka2 disepanjang perjalanan. dan.. asal tau TUJUAN, biar muter2 dulu, insyaAllah bisa nyampe juga..

Starlights

Wednesday, March 21st, 2007

Far away
The ship is taking me far away
Far away from the memories
Of the people who care if I live or die

Starlight
I will be chasing the starlight
Until the end of my life
I don’t know if it’s worth it anymore

Hold you in my arms
I just wanted to hold
You in my arms

My life
You electrify my life
Let’s conspire to ignite
All the souls that would die just to feel alive

But I’ll never let you go
If you promised not to fade away
Never fade away

Our hopes and expectations
Black holes and revelations
Our hopes and expectations
Black holes and revelations

Hold you in my arms
I just wanted to hold
You in my arms

Far away
The ship is taking me far away
Far away from the memories
Of the people who care if I live or die

And I’ll never let you go
If you promise not to fade away
Never fade away

Our hopes and expectations
Black holes and revelations
Our hopes and expectations
Black holes and revelations

Hold you in my arms
I just wanted to hold
You in my arms
I just wanted to hold

no comment deh sama lirik-lirik ni band .. keren, as always..

bola salju media

Sunday, March 4th, 2007

Masih ingat suasana sebelum tahun 1997 di Indonesia? lebih jauh lagi, apa loe masih ingat isi-isi berita yang termuat didalam surat2 kabar, radio dan televisi? jauh.. sangat jauh bila dibandingkan dengan keadaan zaman sekarang. dulu.. seluruh stasiun bus eh salah, stasiun televisi diwajibkan meyiarkan pula warta berita pukul 7 malam + dunia dalam berita pukul 21.00. biarpun ada layar emas yang habisnya tinggal setengah jam lagi, tetep dunia dalam berita disiarkan dan baru dilanjutkan kembali dengan siaran acaran tv lainnya. surat2 kabarpun begitu. saya teringat waktu sd dulu, awal2 bisa membaca, gw baca koran yang memuat beberapa pemuda ditahan karena melontarkan kalimat2 penghinaan kepada kepala negara. MEDIA saat itu benar2 dibatasi.

sekarang? weleh2.. siaran berita tidak wajib lagi ditonton. masing2 TV menyiarkan acara menurut kehendak stasiun tersebut. kalau dulu, dengan serial ‘jendela rumah kita’ dan ‘losmen’ saja, kita udah puas menonton tv. sekarang rasanya kurang sreg kalau belum menonton sinetron2 penuh teriakan, jambak2an, siswi2 smu berdandanan menor, dan cerita yang sangat dibuat2 tiap malam.  belum lagi acara2 kriminal yang membikin resah dan membuat kita takut keluar rumah. dari mulai puser, sisik kasus, dll (nama acaranya samaran) bertebaran diseantero channel tv.

tingkat kriminalitas diIndonesia meningkat tajam dalam 8 tahun terakhir. perkosaan, pembunuhan, perampokan, mutilasi dll! fiuh.. seakan sudah menjadi hal yang lumrah terjadi sehari2!

KENAPA DAN APA SEBABNYA? ini opini gw pribadi, loe boleh setuju atau tidak, tapi kalau masih mau hidup lebih baik setuju (gak deng, becanda.. hehe). sebagian besar penyebabnya itu MEDIA!!!

kata seorang politisi amerika, suatu berita penyimpangan bila muncul pertama kali bisa membuat heboh. namun bila pemberitaan terjadi terus menerus dan sering maka opini masyarakat akan makin kebas (acceptance). lama kelamaan pandangan kita atas penyimpangan itu bisa berubah menjadi penerimaan dan biasa2 aja.  DISINI peranan media menyebarkan berita2 negatif membuat kita kebas, dan berita buruk memancing berita buruk lainnya.

dalam bukunya, the magic of getting what you want, Dr. David j. schwartz mengutip seorang petugas polisi senior yang mengatakan bahwa sebelumnya kasus bunuh diri dan perampokan jarang terjadi, lalu apa? tiap ada kejahatan surat2 kabar memasukkan dalam HEAD LINE2nya, menyebarkan berita2 kriminal sehingga makin banyak orang2 membaca, makin banyak pula terjadi kejahatan serupa sebagai akibat dari orang2 yang membaca yang ingin mencoba melakukan kejahatan itu. tiap ada berita bunuh diri dari gedung tertentu biasanya dalam 2-3 hari akan ada percobaan bunuh diri ditempat serupa!! wiuuuuhh.. sedemikian dahsyat power yang dimiliki oleh media dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat sehingga menjadi semacam bola salju yang makin lama makin besar dan berbahaya kalau tidak ada rambu2 pengikatnya.

ada lagi satu contoh! tiap melihat acara infotainment yang memberitakan perceraian artis, bila ditanyakan mengapa kok kalangan artis hobinya kawin cerai? sang artis biasanya mengatakan: jangan lihat artisnya, banyak juga kok orang yang bukan artis bercerai. semua tergantung pribadi masing2.

i say THEY ARE TALKING BULLSHIT!

media yang terlalu mengekspos perceraian2 artis, perselingkuhan2, membuat mereka (dan juga mungkin kita) merasa biasa aja kalau mengatakan kata cerai, walaupun itu dibenci tuhan. toh, banyak orang yang melakukan kok. kawin 1-2 tahun kalu udah ga sreg, cerein aja tuh suami (biasanya artis yang minta cerai itu perempuan). see?

kalau dibikin statistis gw yakin dalam 10 tahun perceraian yang terjadi meningkat ratusan persen. karena apa? karena media.

MEDIA harus dibatasi. jangan sampai bangsa ini hancur gara2 perusakan pikiran pelan2 dari berita2 negatif, dan kadang2, gosip atau fitnah. caranya? paling enggak, lakukan yang bisa kita lakukan. gw sendiri pernah bikin surat untuk RCTI mengenai beberapa tayangannya yang gw pikir gak mendidik dan merusak bahkan. coba loe juga bikin, yang banyak kalau bisa, kirim ke DPR juga mungkin? biar mereka pada sadar. fiuh..

sori kalo kebawa emosi, hehe..

sekian duludeh, lain waktu i corat-coret lagi